Muaro Sijunjung– Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) YPI Al-Yaqin Muaro Sijunjung, Awang Ringgit, M.Sy., melepas mahasiswa melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya pada Minggu sore (03/08/2025). Empat bulan ke depan mahasiswa Kampus Pertemuan akan melaksanakan PPL di sekolah dan madrasah yang berada di dua daerah bertetangga yang dulunya tergabung dalam Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua STIT YPI Al-Yaqin Muaro Sijunjung, Awang Ringgit, M.Sy., menyampaikan bahwa PPL adalah proses penting yang harus dilalui oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). “PPL merupakan ajang bagi mahasiswa untuk menerapkan teori dan pengalaman yang diperoleh di kampus di dunia nyata pendidikan, yakni di sekolah dan madrasah. Mari tampilkan aspek terbaik dan sisi pisitif dari diri Saudara” harapnya.

Selain itu, dalam sambutannya, Ketua STIT YPI Al-Yaqin menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan duta dan etalase kampus dimana sorot kamera akan mengarah kepadanya. Oleh sebab itu, ia meminta mahasiswa PPL untuk mempersiapkan fisik dan menjaga mentalnya dengan baik. “Ketahuilah, PPL itu adalah aktivitas belajar dan mengajar sekaligus. Saudara juga duta kampus di sekolah dan madrasah. Jaga nama baik Saudara dan almamater tercinta. Jaga penampilan dan akhlak Saudara. Khusus bagi mahasiswa PPL di luar negeri atau PPL internasional, kemungkinan nanti akan dikarantina di Padang untuk pembekalan sebelum terbang ke Malaysia” pungkasnya.
Sebelumnya, selama dua hari (2-3 Agustus 2025), mahasiswa telah dibekali materi-materi yang relevan dalam kegiatan bertajuk coaching PPL. Mengambil tema “Menjadi Guru PAI Profesional: Penguatan Kompetensi Pedagogik Yang Berbasis Digital Learning”, mahasiswa dibekali secara teoritis dan praktis agar menjadi pendidik yang mumpuni dan kekinian.
Reno Andika, M.Pd., Ketua Panitia PPL, menjelaskan mahasiswa diberikan pendalaman enam materi dengan narasumber yang kompeten. “Supaya sukses PPL, mahasiswa dibekali enam materi yang relevan. Yakni etika dan kode etik mahasiswa PPL; perencanaan pembelajaran, RPP, dan silabus; strategi dan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif; pengelolaan kelas; media pembelajaran; serta assesment dan evaluasi pembelajaran. Narasumber yang kita hadirkan pun berkompeten pada bidangnya masing-masing” ungkap Ketua Unit Penjaminan Mutu STIT YPI Al-Yaqin Muaro Sijunjung itu. (Yap)
