Muaro Sijunjung– Ketua STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung, Awang Ringgit, M.Sy., secara resmi membuka acara Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) baru, Jumat pagi (22/08/2025). Bertempat di aula kampus setempat yang beralamat di Jalan Lansek Manih, Pasar Jumat, Muaro Sijunjung, acara berlangsung khidmat.
Awang Ringgit, M.Sy., Ketua STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru dan terima kasih kepada panitia pelaksana Mastama. “Selamat datang dan selamat bergabung di kampus STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung. Mari ikuti Mastama ini secara baik, sampai tuntas, dan penuh kegembiraan. Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap panitia Mastama yang sudah mendesain kegiatan ini secara rapi dan menarik” ucapnya yang disambut tepuk tangan mahasiswa.

Pengampu matakuliah Hukum Islam tersebut melanjutkan, “Ditinjau dari akar kata, ta’aruf berasal dari bahasa Arab ta’aarafa–yata’aarafu–ta’aarufan. Dalam bahasa Arab, kata ta’aaruf mengandung faidah musyarakah, yang memiliki makna saling mengenal satu sama lainnya atau interaksi yang terjadi dari dua arah atau lebih. Dengan kata lain, masa ta’aruf adalah momen untuk saling mengenal, saling memahami, sama-sama mensupport, dan bahkan berkolaborasi.”
Sebelumnya, kegiatan yang direncanakan selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu, diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dibawakan Ersalina Syahrul dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sijunjung yang dipimpin Susi Susanti. Acara berikutnya laporan dari Ketua Panitia Mastama Welgi Syamsuardi, sambutan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Rabunas, dan ditutup dengan doa oleh M. Syukur.


Odsisa Putera, M.Pd.I., Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dalam hantaran katanya menyampaikan Mastama ibarat pintu gerbang untuk meninjau masa depan akademik dan perkuliahan mahasiswa. “Mastama ini perlu dan penting bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini ibarat pintu gerbang akademik Saudara dan prepare masa depan perkuliahan Saudara. Setelah Mastama ini, mari ikuti proses perkuliahan dengan baik. Jadilah civitas akademika yang mengacu kepada Tridharma Perguruan Tinggi. Yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Terakhir, persiapkan diri Saudara. Semoga nanti bisa juga PL keluar negeri. Ke Malaysia atau Thailand” ujar pengampu matakuliah Disain Pembelajaran tersebut. (Yap)
