Muaro Sijunjung– Dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad Saw. 1447 H, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muaro Sijunjung mengadakan lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) antar mahasiswa. Acara lomba yang dilaksanakan di alam terbuka dengan balutan pesona alam yang rancak tersebut berlangsung secara semarak dan diikuti para peserta dengan penuh antusias.


Ketua DEMA STIT Sijunjung, Rabunas, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan lomba ini serangkai dengan acara Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad Saw. “Lomba MSQ ini diadakan dengan dilatari niat yang mulia. Pertama, untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad Saw. 1447 H. Kedua, untuk menggali potensi mahasiswa dalam bidang MSQ. Ketiga, untuk menjalin ukhwah dan kekompakan antar mahasiswa, khususnya peserta lomba. Terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah mensupport acara lomba ini. Terutama kepada panitia yang menyiapkan segala sesuatu dengan baik. Juga kepada dewan juri yang sudah berkenan meluangkan waktu. Mohon maaf bila di sana-sini masih terdapat kekurangan” terangnya.




Odsisa Putera, M.Pd.I., Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STIT Sijunjung, membuka kegiatan lomba pada Minggu pagi (14/09/2025). “Tema lomba yang diangkat sangat relevan dengan konteks kekinian, yakni “Menguatkan Ukhwah Mahasiswa Melalui Cinta kepada Nabi Muhammad Saw.” Sebab dewasa ini, banyak kawula muda yang hanya hidup untuk kepentingan pribadinya saja. Padahal pada zaman yang serba digital ini, idealnya jejaring pertemanan semakin meluas. Namun dari yang ditemukan di lapangan atau laporan lembaga-lembaga penelitian kredibel mengenai mental dan sikap anak muda hari ini terhadap lingkungan sekitarnya justeru mendedahkan fakta yang sebaliknya. Tentu miris sekali kita mendengar atau membacanya.”
“Hemat kami, untuk itulah kita berhimpun dan berkumpul di tempat yang indah ini. Kembali bersama-sama meninjau ulang ikatan ukhwah yang semakin renggang sembari mencari solusi terbaik menurut versi Gen Z. Tentu saja mengambil inspirasi dari teladan ukhwah yang telah dipancangkan oleh Rasulullah sepanjang hayatnya. Kepada para peserta lomba, mari munculkan ide-ide segar dan solusi-solusi terbaik menjalin ukhwah yang relevan pada zaman ini tanpa mengorbankan nilai-nilai agama” tutur pengampu matakuliah Disain Pembelajaran tersebut.
Untuk dewan juri MSQ, dipercayakan kepada tiga orang dosen STIT Sijunjung, yaitu Yusriandi, M.Hum., Drs. Nasrul, M.M.Pd., dan Odsisa Putera, M.Pd.I. Sedangkan pemenang lomba MSQ diumumkan pada acara Tabligh Akbar. Juara pertama diraih perwakilan semester tiga, juara kedua diraih perwakilan semester lima, dan juara tiga diraih utusan dari semester satu. (Yap)
