Mari Jaga Kebersamaan: Mastama Resmi Ditutup Ketua STIT Sijunjung

Muaro Sijunjung– Ketua STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung menutup secara resmi kegiatan Masa Taaruf Mahasiswa (Mastama) baru Tahun Akademik 2025/2026, Minggu sore (24/08/2025). Acara penutupan juga dihadiri para wakil ketua dan ketua unit lembaga di lingkup STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung.

Awang Ringgit, M.Sy., Ketua STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung, pada acara penutupan Mastama menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap berbagai pihak. “Ucapan terima kasih dan apresiasi kita kepada panitia pelaksana Mastama yang merencanakan dan melaksanakannya secara baik. Para narasumber, baik dosen maupun mahasiswa, terima kasih ide dan pengalamannya. Untuk peserta Mastama, semoga kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik bagi studi Saudara kedepannya. Selamat dan sukses untuk kita semua. Semoga Allah Swt. senantiasa membimbing, meridhai, dan memberkahi aktivitas kita. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin” tukuknya.

Dendy Herifan, panitia acara Mastama, menyampaikan kegiatan berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. “Alhamdulillah, berkat karunia Allah ‘azza wa jalla serta dukungan dari berbagai pihak, kegiatan Mastama tahun ini berjalan sesuai perencanaan awal” ujarnya. M. Dovi Yandre Pratama, koordinator perlengkapan Mastama, juga mengutarakan pendapat yang sama. “Semoga pada Mastama masa mendatang lebih semarak lagi. Kegiatannya lebih menarik dan tetap mencerahkan” ungkap Wakil Ketua Dema STIT Al-Yaqin Muaro Sijunjung itu.

Beragam kegiatan dan permainan yang dibuat panitia mendapat apresiasi dari peserta. Zahara Febri Desti, misalnya, merasa tercerahkan dengan tema dan kegiatan yang diangkat panitia. “Saya senang sekali mengikuti rangkaian Mastama ini. Banyak pengetahuan, pengalaman, dan kenangan. Juga kenalan dengan banyak orang-orang keren dan baik hati” kata tamatan pondok pesantren dari Kabupaten Agam itu. Pendapat serupa pun disampaikan Syahrul Hidayatullah, peserta Mastama lainnya. “Banyak ilmu dan wawasan yang dapat diserap dari kegiatan Mastama ini. Saya juga jadi kenal dengan dosen, kakak panitia, dan teman-teman peserta” terang tamatan madrasah di Sijunjung tersebut.

Sebelumnya, pada paginya mahasiswa dibekali pengetahuan tentang organisasi ekstra kampus, seperti Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Muhammad Zikri dari Semmi Sijunjung menyampaikan bahwa Semmi memiliki akar historis yang kokoh, ideologi yang jelas, serta ketersambungan sanadnya dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional semisal Haji Samanhudi, H.O.S. Cokroaminoto, dan Haji Agus Salim. Sedangkan Abdul Karim dari HMI Sijunjung lebih banyak mengulas tentang kiprah dan kontribusi alumninya di tengah masyarakat, umat, dan bangsa. (Yap)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *